Tampilkan postingan dengan label Hangout. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hangout. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juni 2009

Galeri Café: Tenangkan Pikiran di Galeri Cafe


Kesibukan dan rutinitas sehari-hari membuat kita suntuk dan lelah pada diri sendiri. Makanya, buat Motobikers sesekali butuh tempat hang out yang nyaman dan penuh ketenangan. Kalau Motobikers menyambangi café atau restoran di dalam mall, yang pertama terbayang adalah susah cari parkiran. Apalagi tempat parkir sekarang semakin penuh dan sesak ditambah lalu lalang pengunjung disana-sini. Namun semua itu tidak akan terjadi lagi pada Motobikers ketika mengunjungi Galeri café.

Café dan Resto yang berada dikawasan Taman Ismail Marzuki – Cikini ini memang ahlinya untuk kepuasan dan kenyamanan pengunjung. Areal parkiran yang luas, ditambah lokasi yang sejuk dengan pelayanan yang optimal dan bersahabat menambah nilai plus resto yang berkonsep campuran modern dan tradisional itu.
Saat menginjakkan kaki café ini, dijamin Motobikers merasakan suasana yang cozy, rileks dan sejuk. Cukup untuk mendinginkan otak yang sudah over heat akibat pekerjaan atau tugas-tugas kuliah. Ditambah dengan live musik yang tersaji persis didalam ruangan resto menambah nikmat saat Motobikers menyantap sajian makanan dan minuman khas Galeri Café. Ade Kurniawan sang pengelola mengaku selalu mengutakanan kepuasan dan kenyamanan pengunjung. Itu didapat bukan hanya dari desain ruangan, namun juga hidangan yang bisa Motobikers nikmati kapan saja.
Resto ini cocok untuk Motobikers yang ingin menikmati berbagai makanan dan minuman ala Indonesia dan Western. Cicipi menu ala carte Bebek Speciality, Shabu-shabu, Steak, Nasi Bakar dan sebagainya. Sementara untuk pelepas dahaga Galeri menyajikan Galeri Exotic dan Blue Ocean. “Siapa saja bisa datang kesini. Soal harga kami relatif dan kompetitif. Yang jelas bukan hanya sajian makanan dan minuman, kami mengutamakan kepuasan lewat tempat yang sangat nyaman dan tenang,” ujar lelaki kelahiran Karawang, Jawa Barat.
Terbukti, harga makanan dan minuman di café itu memang kompetitif dan relatif terjangkau. Untuk hidangan dibanderol dengan harga mulai Rp. 10.000 hingga Rp. 140.000,- sementara aneka minuman mulai dari Rp. 7000 hingga Rp. 25.000,-.
Ternyata Galeri café bukan hanya untuk hang out atau sekedar melepas penat setelah beraktivitas seharian. Café ini juga bisa dijadikan tempat meeting, gathering, hingga resepsi pernikahan. Khusus untuk meeting, Galeri selalu kebanjiran tamu setiap minggunya.
Melihat perkembangan café yang terus meningkat, Ade berniat untuk melakukan ekspansi. Diantaranya adalah kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Lokasi ini menjadi bidikan Galeri Café pelebaran usaha selanjutnya. Walau masih dalam tahap perencanaan, namun niat itu sudah direncanakan secara matang jauh-jauh hari. Jika kelak jadi membuka cabang, Ade Kurniawan tetap akan mengusung konsep sama dengan Galeri Café saat ini.
“Ide untuk membuka cabang memang sudah ada, namun kapan pastinya masih dalam tahap pembahasan. Yang jelas saya masih fokus membesarkan dan memajukan Galeri café ini,” imbuh Ade Kurniawan yang punya hobi motor besar.
Jadi, jika Motobikers ingin mengunjungi tempat santai dan penuh ketenangan, ditambah dengan sajian menu Western dan Indonesia. Silahkan kunjungi Galeri café yang selalu ramai dipadati pengunjung setiap Jum’at dan Sabtu, dikawasan TIM, Cikini Jakpus.

Galeri Café
Makanan Motobikerslan: Bebek Special, Shabu-shabu, Steak, Nasi Bakar.
Minuman Motobikerslan: Galeri Exotic, Blue Ocean
Harga Makanan: mulai Rp. 10 ribu – Rp. 140 ribu
Harga Minuman: mulai Rp. 7000 – Rp. 25 ribu
Buka: Senin – Kamis pukul 09.00-23.00
Jum’at – Sabtu pukul 09.00 - 00.00
Alamat: Komplek Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No.73
Baca Selanjutnya..

Resto Taman Hek: Nuansa Pedesaan di Pinggiran Jakarta


Hmmm…enak rasanya setelah beraktifitas seharian lalu nongkrong di café atau resto. Terlebih lagi jika resto tersebut punya suasana yang alami, nuansa bersahabat ditambah desainnya yang mirip sekali dengan bumi Priangan di Jawa Barat. Bedanya lagi, karakter resto seperti ini jarang ditemui di kota besar.

Jika anda jeli, ada satu resto yang sangat nyaman dan memiliki konsep pedesaan layaknya di kawasan Puncak atau Sukabumi. Ya, Resto Taman Hek namanya. Dengan mengusung konsep alam, resto ini memang layak di jadikan alternatif untuk rileks sembari meregangkan otot yang kaku selama bekerja. Resto yang beralamat di Jalan Raya Bogor km 21, Jakarta Timur itu merupakan lokasi santai yang sangat komplit. Baik untuk hidangan, minuman hingga hiburannya. Menunya super komplit, mulai nasi timbel, bakso, mie ayam, gado-gado hingga gurame asam manis tersaji disana. Minumannya pun sangat variatif, ada wedang ronde, teh poci sampai susu jahe. Soal harga, resto ini memang benar-benar terjangkau. Harga makanan dipatok dari Rp. 3.500 hingga 60 ribu. Sementara minuman mulai Rp. 1.500 hingga Rp. 25 ribu. “Kami memang menerapkan konsep resto untuk kalangan middle-up, namun soal harga resto Taman Hek bisa dikatakan paling murah dikelasnya. Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan live music disamping suasananya yang sangat alami dan segar,” terang Ika, salah satu staf karyawan resto Taman Hek.
Resto ini terletak dipinggir jalan, persisnya setelah melewati pertigaan lampu merah Hek, Jakarta Timur. Sekilas memang tidak nampak resto dengan konsep pedesaan disana. Namun jika Motobikers masuk kedalam dan menuruni anak tangga, suasana alam akan sangat terasa. Pohon-pohon rindang nampak mengelilingi saung mungil yang bisa menampung empat hingga enam orang. Ditengah-tengah terdapat kolam yang dikelilingi pagar bambu. Sementara persis didepan, nampak berdiri panggung untuk pertunjukan live music. Hamparan rumput hijau nampak mengelilingi jalan setapak menuju saung yang berjejer rapi. Suasana itu menambah kesan asri dan nyaman untuk pengunjung yang datang.
Karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau, tak jarang diantara beberapa pengunjung merupakan pelajar yang sengaja berkunjung untuk mengisi perut dan santai sejenak. Resto milik A. Brahmana ini setia menunggu pelanggan mulai hari Senin Hingga Minggu, buka pukul 11.00 dan tutup pukul 23.00. Karena terbilang jarang resto dengan konsep alami bernuansa pedesaan di pinggiran Jakarta, tak heran jika jumlah pengunjung dalam satu hari mencapai 100 orang. “Jumlah pengunjung lumayan banyak, satu hari bisa sampai 100 orang. Mungkin selama ini orang bosan dengan resto yang serupa dengan konsep modern. Makanya Taman Hek hadir dengan konsep alami dan sajian menu yang disesuaikan dengan daerah pedesaan juga,” tambah perempuan yang sudah tiga tahun bekerja di resto ini.
Ternyata, resto dengan suasana alami berkonsep pedesaan itu tidak hanya bisa dinikmati oleh pengunjung biasa. Tak jarang, resto Taman Hek juga dijadikan tempat meeting dan launching beberapa produk. Bahkan, dengan ongkos Rp. 3 juta, resto ini bisa disulap untuk menggelar resepsi pernikahan. Namun itu belum termasuk sewa pelaminan, tenda serta hidangan. Taman Hek juga menyediakan camilan atau dessert untuk pengunjung berupa pisang penyet dengan taburan keju dan coklat, mix fruits, salad sayur dan buah, pisang bakar karamel, pisang aroma, callamary serta ice cream.
Jadi, buat Motobikers yang rindu dengan kampung halaman namun tak sempat pulang. Resto Taman Hek jadi tempat untuk membayar kerinduan itu. Dengan suasana mirip pedesaan dijamin Motobikers bisa betah bersama teman maupun keluarga makan dan menikmati tempat ini.

Nama: Resto Taman Hek
Menu andalan: Gurame asem manis, Nasi timbel komplit, tempe mendoan
Minuman andalan: Teh poci, susu jahe
Buka: Senin – Minggu (pukul 11.00-23.00)
Pemilik: A. Brahmana
Alamat: Jalan Raya Bogor KM 21, No. 17 Jakarta Timur 13830
Baca Selanjutnya..